THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES ?

Friday, October 31, 2008

Mahasiswa, calon kapitalisme masa depan’kah..??


Sebelumnya, dengan jujur saya katakan tulisan ini muncul karena hanya sekedar sedikit pemahaman saya selesai mendapat pencerahan dari dosen saya, kenapa dapatnya hanya sedikit, itulah kemampuan otak saya dari pada tidak sama sekali apalagi dipaksakan overload..hehe. yah..Cuma untuk share saja, tidak untuk menyulitkan semua pihak koq..i’m sorry duluan yah...
Dalam pemahaman saya yang amat minim, kapitalisme itu adalah kaum borjuis yang mampu menguasai produksi dan memanfaatkan para pekerja (kaum proletar) untuk bekerja dengan penghasilan yang minim tetapi dituntut untuk menghasilkan karya yang brilian. Bekerja dengan waktu yang lama hampir memakan waktu 24jam dan tanpa insentif, kaum buruh terus diperas keringatnya demi meraup keuntungan yang secara tidak langsung diberikan kepada kaum-kaum kapitalis. Yang saya ingat dari kata dosen saya, selama kita bekerja dan digaji oleh orang lain, selama itu pula kita sama dengan kaum buruh, meskipun jabatan manajer atau jabatan tertinggi yang dipunya tetap saja dia buruh yang bekerja untuk orang lain. Dosen saya pun secara jujur mengatakan bahwa dia juga merupakan buruh suatu PTS. Ada yang tidak terima disebut Buruh?? Ternyata buruh itu tidak hanya sebutan untuk mereka-mereka yang bekerja dipabrik, anggota DPR pun disebut buruh yang bekerja untuk pemerintahan...hmmm buruh yang satu ini tapi aneh, bekerja santai bahkan belum tentu ada keringat yang keluar..(lah ruangannya berAC).....
Eitss..saya bukan lagi membahas anggota DPR kok, sekedar selingan saja. Dosen saya menambahkan, jarang ada mahasiswa setelah lulus ingin menjadi pengusaha, pasti yang dicari bagaimana ia mendapat pekerjaan dengan gaji dan level yang diinginkan, inilah yang menyebabkan semakin banyak saja buruh yang diperdaya kaum kapitalis. Dari hasil penyaringan pemikiran saya, mahasiswa setelah lulus diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru yang mampu membantu para pengangguran. Mahasiswa yang jadi bos atau pengusaha, bukan buruh..hmm bagus juga sekaligus menerapkan ilmu-ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan kepada orang lain. Tetapi yang saya sangsikan...bisa dibilang kapitalis nggak ketika kita membuka usaha dan mempekerjakan orang lain, kita yang manggaji mereka, mereka bekerja untuk memajukan usaha kita dengan imbalan mendapat gaji.?? Bukankah kedepannya kapitalisme semakin meraja, buruh semakin membludak..?! saya sebenarnya sependapat bahwa sebagai intelektual muda (wduh..hidup mahasiswa!!) selain memberikan kontribusi di ilmu pengetahuan paling tidak kita juga memberikan kontribusi untuk masalah perekonomian. Namun, sebagaimana seorang manusia, motif profit itu pasti ada, di ilmu ekonomi saja dijelaskan bagaimana kita untuk mendapatkan profit sebesarnya-besarnya dengan menekankan biaya(begitu kira-kira..). So..apa yang harus dilakukan, back to human’nya kali ya..ngambil untung boleh tapi jangan melupakan jasa para pekerjanya, paling tidak harus setimpal dengan yang mereka kerjakan..mensejahterakan orang lain itu baik loh..(^_^). Yang masih blur dipikiran saya, kapan ada kesadaran itu?? Kapitalisme dunia semakin melebarkan sayapnya, mereka tidak akan berhenti sebelum menguasai negara-negara didunia. Kaum proletar yang berpendidikan kurang pun akan terus melakukan tugas mereka tanpa sadar bahwa sedang diperdaya sebagai alat si penguasa. Bagaimana dengan mahasiswa Indonesia..??? mampu memerangi kapitalisme di Indonesia atau malah ikut bergabung dalamnya.??..jawaban ada pada pemikiran anda saat ini..(Thanks ya..)


"-desta_Unperfect-"

0 komentar: